Kamis, 05 November 2015

Mulailah Menulis!

Menulis. Bagi sebagian orang, mungkin menganggap menulis hanya menjadi aktivitas formal seperti di sekolah, kampus atau kantor. Tapi sebagian orang, menulis menjadi aktivitas non-formal yang sangat menyenangkan. Sarana mengekspresikan suasana hati dan mencurahkan ide dan gagasan. Juga pelampiasan emosi jiwa yang meledak-ledak. Sebenarnya, saya mempunyai keinginan untuk mahir dalam menulis. Bahkan saya mempunyai cita-cita menjadi penulis dan menulis buku-buku. Tapi sayang, seakan hanya pengakuan belaka. Hari-hari terlewat tanpa ada tulisan, bahkan keinginan atau target menulis.
Alhamdulillah. Akhirnya saya mendapatkan semangat mengejar cita-cita itu lagi. Saya harus memulai walau dengan hal yang kecil. Saya harus menyempatkan waktu untuk menulis. Harus. Semangat itu datang kembali setelah saya membaca salah satu koran nasional yang menjadi langganan di asrama tempat saya tinggal. Saya membaca bagian fokus publik yang memuat tanggapan dan komentar pembaca tentang suatu tema yang berkaitan dengan peristiwa atau permasalahan, yang dimuat setiap hari Jumat. Setiap pekan, tema yang akan dikomentari selalu berganti. Biasanya tema merujuk pada peristiwa yang lagi trend, yang menjadi headline. Setelah membaca beberapa pekan bagian rubrik tersebut, saya dapati beberapa pembaca yang berkomentar sama dengan pekan yang lalu. Akhirnya saya memberanikan diri untuk menulis tanggapan dan komentar saya. Waktu itu tema yang disediakan adalah Tragedi Musibah Mina. Ada banyak cara sebetulnya mengirimkan komentar dan tanggapan kita, baik dikirim lewat email, atau melalui sosial media. Saya lebih memilih mengirim lewat email.
Hari jumat pun tiba, foto dan tulisan saya terpampang di baris pertama rubrik Fokus Publik tersebut. Alhamdulillah. Akhirnya seakan saya ketagian untuk mengirim komentar ke redaksi koran tersebut. Sudah tiga kali saya mengirim komentar dan tiga kali juga dimuat. Dan akhirnya saya mencoba menulis tentang rubrik lain di koran tersebut, yakni Pembaca Menulis. Rubrik ini lebih umum, dan tanpa tema. Jadi kita bebas menulis. Diterbitkan setiap Ahad. Dan Alhamdulillah kembali lagi tulisanku dimuat di baris pertama. Kala itu saya menulis tentang Kalender Hijriyah.
Harapan dan semangat menjadi penulis itu sedikit demi sedikit mulai berkobar. Saya mau jadi penulis! Teriak batinku. Tak hanya pengakuan tapi juga harus memulai. Mulai dari sekarang, dari yang kita bisa kerjakan dengan target. Dunia menunggu ide, gagasan dan pemikiran kita yang tertuang melalui tulisan kita. Ayo menulis!



Tulisan ini di live-tweet oleh akun twitter @leutikaprio dalam  #Ceritaku Rabu, 28 Oktober 2015

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© Berbagi Pengalaman dan Ilmu
Maira Gall